Kecelakaan Lalu Lintas: 17 Tewas Selama Lebaran di DIY

Selasa, 29 September 2009 | 10:53 WIB

kompas_white

http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/09/29/1053457/17.tewas.selama.lebaran.di.diy

Yogyakarta, Kompas – Angka kecelakaan lalu lintas di DIY selama 14 hari masa Lebaran atau terhitung 13-27 September mencapai 107 kasus. Dari jumlah itu, 17 korban meninggal dunia, 21 luka berat, dan 145 luka ringan, dengan kerugian materi Rp 126,6 juta.

Jumlah kasus ini sedikit lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu. Pada Lebaran 2008 terjadi 108 kasus kecelakaan dengan jumlah korban tewas 19 orang, 50 luka berat, dan 67 luka ringan. Kerugian materi saat itu mencapai Rp 134,37 juta.

Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah DIY Komisaris Besar Muhamad Ikhsan, Senin (28/9), mengemukakan, pihaknya segera mengevaluasi masalah ini. Meskipun angka kecelakaan menurun, menurut Ikhsan, penurunannya tidak signifikan karena hanya satu angka. Begitu pula korban jiwa turun dua orang dari 19 menjadi 17 orang.

“Apakah kecelakaan yang terjadi akibat faktor manusia atau masalah lainnya? Pengetahuan mereka berlalu lintas apa masih kurang, apa mereka tidak disiplin, itu semua akan kami evaluasi,” ujarnya, sebelum memimpin rapat Direktorat Lalu Lintas Polda DIY, Jalan Tentara Pelajar Yogyakarta.

Kasus kecelakaan yang cukup menonjol selama dua pekan terakhir antara lain menewaskan ibu dan anak yang hendak tarawih di Kulon Progo oleh bus malam pada 19 September dan sebuah mobil ambulans pembawa jenazah yang menabrak truk pengangkut elpiji di Jalan Lingkar Selatan, Bantul, pada 20 September.

Menurut Ikhsan, sejumlah upaya sebenarnya telah dilakukan untuk meminimalkan angka kecelakaan, mulai dari gelar operasi yang melibatkan cukup banyak personel hingga penambahan rambu-rambu yang mudah dipahami masyarakat seperti gambar tengkorak di jalur rawan.

Tiga luka

Kemarin siang, sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Magelang Km 7,5, Kecamatan Mlati, Sleman. Toyota Avanza AB 1496 FA menghantam sebuah Mitsubishi bak terbuka pengangkut minuman ringan bernomor polisi AD 1757 NJ. Tiga orang mengalami luka berat akibat kejadian ini dan dilarikan ke RSUD Sleman.

Akibat peristiwa itu, lalu lintas di Jalan Magelang macet sepanjang hampir 1 km dari kedua arah. Petugas membutuhkan waktu 1,5 jam untuk mengevakuasi kendaraan dengan mobil derek. Dari penuturan saksi mata, Ronny Yahya (35), yang bekerja sebagai montir bengkel tepat di depan lokasi kejadian, Avanza yang dikemudikan Saifudin (30) melaju kencang dari arah utara. Mitsubishi yang dikemudikan Yusuf (40) dan kernet Hermawan (30) melaju dari arah selatan. (ENG/WER)


  1. ryan

    kecelakaan lalu lintas memang menjadi pembunuh nomor 3 di indonesia.. sebenarnya kecelakaan lalu lintas bisa di hindari asalkan semua pemakai jalan itu mau taat pada aturan.. masalah sosialisasi peraturan menjadi kendala selama ini.. namun gerakan Shell Road Safety bisa menjadi salah satu solusi untuk itu..




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: